Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Apa kabar akhi dan ukhti semua? Semoga tetap sehat wal afiat
yaa.
Alhamdulillah ya, akhirnya kita berhasil menyelesaikan blok
ini. Walaupun sampai di garis finish dengan napas ngos-ngosan dan bukan hanya penuh keringat tapi juga cucuran air
mata, tapi insya Allah ini semuanya pasti akan berbuah manis di masa depan.
Nggak kerasa udah besok aja kita mulai blok baru. SELAMAT
DATANG BLOK BARU!!! Siap nggak siap, semangat harus tetep dicharge ya, jangan
sampe low. Nih admin bantu share tips-tips buat ningkatin semangat belajar
(sumber: http://islamiccenterr.blogspot.com)
1. Bergaul dengan orang yang bersemangat
Adakalanya
yang membuat kita malas belajar dan tidak semangat adalah karena salah dalam
berteman. Teman yang malas dapat memberikan dampak negatif bagi kita, yaitu
kita juga akan ikut malas. Begitu juga sebaliknya jika kita sering bergaul
dengan orang yang bersemangat, jiwa kita akan terinspirasi untuk menirunya.
Bukankah Baginda Nabi SAW,bersabda “Sesungguhnya kawan duduk dalam rupa orang
yang shalih dan kawan duduk dalam rupa orang yang suka maksiat adalah seumpama
tukang minyak wangi dan pandai besi. Tukang minyak wangi boleh jadi akan
mencipratkan minyak wangi ke badanmu, atau engkau membeli minyak wangi dari
dia, atau engkau mendapatkan bau harum dari dirinya. Adapun pandai besi boleh
jadi memercikkan api ke bajumu atau engkau mendapati bau busuk dari dirinya.”
(Mutaffaq ‘alaih).Itu adalah kinayah terhadap pengaruh pergaulan seseorang.
Dalam hadits
yang lain Abu Daud meriwayatkan : ““Al-Mar’u ‘ala dini khalilihi, falyanzhur
ahadukum man yukhalilu (Seseorang itu bergantung pada agama sahabatnya. Karena
itu, hendaklah salah seorang di antara kalian memperhatikan dengan siapa ia
bersahabat).”
Maksudnya,
keadaan seseorang itu tidak akan jauh berbeda dengan kawan dan temannya. Nabi
menyebutkan ini karena berdasarkan istiqra juz’i sangat sedikit orang yang
tidak akan terpengaruh dengan orang terdekatnya. Bahkan Nabi pernah menyebutkan
bahwa untuk mengenal seseorang cukup mengenal sahabatnya, tidak perlu kita
melihat dirinya langsung.
Nah, buat yang
terlanjur dekat dengan temen yang hmmm agak malas, admin punya saran nih. Gimana
kalo kita yang lebih rajin justru yang mengubah temen kita itu jadi ikutan
lebih rajin, kan sama-sama menguntungkan. Bener nggak?
2. Buatlah target yang ingin
dicapai
Buatlah target
anda, baik itu target jangkan panjang, jangka mengengah maupun jangka pendek.
Sebaiknya target ini anda tulis di tempat yang sering anda lihat. Misalnya di
pintu kamar, atau di buku harian yang sering anda pegang, atau bisa juga di
pintu lemari. Yang penting anda harus menulisnya, tidak cukup dengan
mengingatnya saja. Berdasarkan pengalaman dan kata para master, menulis
mempunyai kekuatan luar biasa untuk mencapai kemajuan. Kalau menurut Mario
Teguh, motivator ulung indonesia, buatlah anda seolah-olah dikejar anjing gila.
Karena seseorang kalau sudah dikejar anjing gila dia tidak akan memperdulikan
segala apa, yang dia tahu hanya lari sekencang-kencangnya untuk terlepas dari
bahaya. Anjing gila di sini maksudnya target anda tadi. Misalnya target harian
anda adalah menguasai kata bahasa inggris sebanyak 50 kata. Nah, ketika kita
mau santai dan malas maka kita akan ingat target kita tadi itu. Namun jika kita
tidak punya target apa-apa, maka tidak ada yang perlu kita kejar, kita bisa santai
dan bemalas-malasan. So, buatlah target anda dan berusahalah mencapainya. Saya
yakin anda pasti akan menikmatinya. Jika anda sudah terbiasa dengan tanggung
jawab pasti anda akan rindu ketika tanggung jawab itu tidak ada.
Jika setelah
menulis target ternyata tetap sama bagaimana ? Agar tips ke dua ini berjalan
efektif anda harus memberikan sedikit punishment atau hukuman terhadap diri
anda sendiri. Pernahkah anda dengar kisah para shahabat nabi yang menghukum
diri mereka sendiri kala mereka alpa melakukan tugas dan ibadah. Salah satunya
umar ra yang memukul badannya sendiri dengan rotan jika mendapati sesuatu
kekurangan pada dirinya sendiri. Sebaliknya, jika anda berhasil mencapai target
maka berilah sedikit reward atau hadiah bagi diri anda sendiri, misalnya relaks
ke kampung halaman atau terserah anda deh.
Buatlah tulisan
gede-gede, tempel di dinding kamar, dan baca setiap hari. Kira-kira gini deh
tulisannya:
3. Menunda kesenangan
Apakah anda
kenal dengan pemain sepak bola terbaik sepanjang sejarah, Lionel Messi ? Walau anda
tidak kenal minimal pasti pernah mendengar kehebatannya. Menurut yang saya
baca, Messi itu punya jadwal yang sangat ketat dari klubnya bermain sepakbola,
yaitu barcelona. Mulai jadwal makan, menu yang boleh dikonsumsi, jadwal tidur
bahkan sampai game pun punya ketentuan tertentu, tidak boleh main seenaknya
sendiri. Dan ini bukan hanya berlaku satu hari dua hari, tapi selama dia
bermain sepakbola dia harus melakukan demikian. Bagaimana dia bisa menjalani peraturan
yang begitu ketat, itulah karena dia punya motto “menunda kesenangan”. Umumnya
pemain sepakbola itu beranggapan mereka akan bersenang-senang nanti setelah
pensiun.
Seharusnya
dalam belajar kita juga demikian, tunda lah bermain-main dan bermalas-malasan.
Setelah anda berhasil nanti baru ongkang-ongkang. Setuju ?
Hayoo, ini
juga ngajarin kita buat nggak terlalu cinta duniawi looo!
4. Buktikan pada orang-orang
bahwa anda pintar
Pernah dengar
cerita O’brein, tokoh yang menyabet gelar dunia test memory selama 9 kali
berturut-turut ? Pada mulanya ketika dia masih sekolah tidak ada orang yang mau
percaya dia bisa mencapai predikat luar biasa itu, bahkan semua orang cenderung
mencemoohkan dia, sampai gurunya sekalipun demikian. Namun karena dia ingin
membuktikan bahwa dia juga bisa maka pada akhirnya dia benar-benar bisa.
Kisahnya hampir mirip dengan Adam Khoo, tokoh fenomenal Singapura. Ketika
sekolah, dia juga demikian, bahkan ini lebih parah karena tidak ada sekolah
yang mau menerimanya karena dia bodoh luar biasa, namun akhirnya dia menjadi 10
orang paling jenius se Singapura. Luar biasa kan ? Begitu dahsyatnya kekuatan
pembuktian. Maka buktikanlah mulai dari sekarang. Jika anda punya semangat ini,
saya yakin kemalasan anda akan lenyap bagai tersapu angin.
Memang secara
agama ini kurang baik, karena tidak ada keikhlasan di dalamnya. Tetapi ini
hanya sementara saja, sebagai pemompa semangat. Bukankah pada awalnya anak-anak
dipaksa shalat dan diberikan hukuman ketika melanggarnya ? Ini dilakukan
semata-mata untuk melatih, agar dia mau shalat. Ketika sudah terbiasa,
keikhlasan dan ketulusan akan datang sendiri. Ini begitu juga, setelah anda
belajar secara terpaksa pada mulanya, maka pada akhirnya anda akan terbiasa
sehingga tumbuh menjadi karakter. Jika ini sudah terjadi, disuruh malas pun
anda enggan.
Buktikan pada
orang-orang bahwa kita pantes jadi mahasiswa kedokteran gigi, pantes jadi calon
dokter gigi hebat. Buktikan pada orangtua bahwa kita nggak nyia-nyiain nafkah
yang mereka cari untuk kita. Buktikan pada dosen-dosen kita bahwa kita bisa
menangkap ilmu yang mereka berikan. Dan yang terpenting buktikan pada Allah
bahwa kita mensyukuri nikmat berpikir yang hanya dianugerahkan-Nya hanya untuk
kita, makhluk Allah yang paling sempurna.
Sekian
tips-tips dari admin, semoga membantu ya dear akhi dan ukhti :). Tetap semangat dan Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar